identiti

Winning Votes Through Identity Politics

According to official estimates, Donald J. Trump obtained a little more than 74 million votes in the November 2020 presidential election losing to Joseph Biden who secured a little more than 81 million votes. Biden won by a comfortable margin but Trump also performed remarkably well. What explains his performance? Analysis of his performance may reveal the growing influence of a certain combination of forces that may shape elections in not only the United States but also in other parts of the world in the coming years.

Menjelmakan Ingatan Nasional di Malaysia

Saya sempat menonton bual bicara Legasi Lima Dekad Rukun Negara, anjuran Bernama TV. Ia menampilkan Prof. Ulung Datuk Dr. Shamsul Amri Baharuddin dan Eddin Khoo. Ada seorang audien di hujung talian menyentuh sikap warga Malaysia yang bagi beliau kurang sekali menghayati semangat Rukun Negara; secara lafaz dan tindakan. Tidak seperti penghayatan bangsa Indonesia terhadap ideologi nasional Pancasila, menurut beliau.

Memikirkan Semula Netflix

Kita sebenarnya kekurangan kapasiti untuk memperhalusi respon yang lebih signifikan dan mejadi pembaca visual atau medium yang baik. Mungkin juga kalau sekiranya arwah-arwah daripada Frankfurt School bangkit dari kuburan, mungkin mereka akan mengelengkan kepada sambil mencekak pinggang.

Kritik dan Ketepatan: Keterperangkapan Feminisme Malaysia

Kita sering terdengar ungkapan “the personal is political” di ruang-ruang wacana awam. Penekanan berlebihan terhadap identiti – keakuan yang peribadi – ini pada akhirnya merencatkan kerja-kerja pemberdayaan masyarakat ke arah suatu cita sosial yang bermanfaat untuk kalangan masyarakat yang benar-benar terhimpit kehidupannya.